Tujuan Database Management System

Dengan menggunakan Database Management System, programmer dapat menghindari beberapa hal yang mungkin terjadi di dalam mengumpulkan/mengkoleksi data, diantaranya adalah:

Redudansi dan Inkosistensi data

Jika sebuah proyek dikerjakan bersama-sama dengan lebih dari 1 orang programmer, maka setiap programmer akan memiliki data yang dibutuhkan berbeda-beda sebagai contoh, ada programmer yang menggunakan jenis kelamin menggunakan “pria & wanita” atau “laki-laki dan perempuan”, sehingga setiap programmer tidak memiliki kesamaan data yang digunakan, ini yang disebut dengan inkosistensi penggunaan data.

Sedangkan Redudansi adalah data yang memiliki kesamaan 100% atau duplikasi, sehingga jika digunakan akan mubazir karena satu saja digunakan sudah cukup.  Misalkan dalam tabel exel terdapat 2 atau lebih data yang memiliki nama, no induk, dan alamat yang sama dalam hal ini ketiga isi dari parameternya sama.  Apabila salah satu saja berbeda maka ini tidak bisa disebut redudansi.

Jadi dengan menggunakan DBMS, diharapkan tidak ada lagi yang dinamakan Redudansi dan Inkosistensi Data.  Karena redudansi akan membuat penyimpanan semakin besar, dan waktu pencarian akan semakin lama. Sedangkan, inkosistensi data dapat membuat program menjadi tidak konsisten atau bisa jadi muncul bug/error di saat aplikasi sedang dijalankan.

Kesulitan Mengakses Data

Jika anda masih menggunakan excel untuk menyimpan data-data penjualan, dan terdiri dari banyak file excel.  Tanpa menggunakan DBMS seperti ini maka anda dipastikan akan mengalami kesulitan dalam hal mencari sebuah data di dalam sebuah file excel yang tidak diketahui.

Dengan menggunakan DBMS, penyimpanan data menjadi lebih teratur, dan terstruktur sehingga pencarian dapat memudahkan user dalam mencari data yang di inginkan dengan sebuah atau beberapa kata kunci.

Data yang tersisolasi

Sama halnya seperti pada poin 2, apabila anda memiliki banyak data di dalam file dan file tersebut beragam kemungkinan misalkan file excel, word, power points dan lainnya.  Maka anda akan kesulitan apabila menghubungkan hubungan data yang satu dengan data yang ada di file yang  dibuat dengan aplikasi lainnya.  Sehingga seolah-olah untuk mengakses data menjadi seperti terisolir dengan perbedaan file.

Masalah Integritas Data

Apabila data terisolir maka hal lainya yang menjadi kekurangan adalah saat kita ingin mengintegrasikan / menggabungkan beberapa data dari beberapa file yang berbeda.  Sebagai contoh apabila dalam dunia nyata kita bisa dengan mudah menggabungkan file dokumen dengan tabel yang ada di excel, kemudian slide power poin dengan mencetaknya kedalam dokumen fisik kemudian menggabungkannya satu persatu sesuai dengan keinginan.  Nah, bagaimana kita bisa melakukan itu semua apabila di dalam komputer sedangkan kita ingin membuat arsip di dalam komputer yang langsung terintegrasi semua laporan di dalamnya.

Masalah akses bersamaan (Konkuren Akses)

Apabila kita memiliki kumpulan data berupa file dan data tersebut di share untuk user lain dengan komputer yang berbeda-beda.  Apabila sebuah file diakses bersamaan oleh beberapa user yang berbeda komputer bagaimana kah kondisi file terakhir?  Apakah hanya file yang diupdate oleh user yang terakhir yang tersimpan sebenarnya?  Coba anda cek di rumah melalui jaringan, maka apa hasil yang anda dapat saat sebuah file diakses secara bersamaan oleh lebih dari satu user? Dengan menggunakan DBMS maka masalah akses bersamaan tidak lagi menjadi masalah.

Masalah Keamanan

 

 

 

One Reply to “Tujuan Database Management System”

Leave a Reply