8.1 Desain Program

1

Dalam membuat sebuah program penting bagi programmer untuk membuat desain program terlebih dahulu.  Dalam mendesain suatu program ada dua pendekatan yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat
1. Pseudocode, dan
2. Flowchart.
Pseudocode adalah sebuah alur pembuatan program dengan menggunakan kalimat sehari-hari yang mudah dimengerti dengan memperhatikan perilaku-perilaku sebuah bahasa pemrograman.  Namun, di dalam pseudocode kita tidak perlu menulis syntax dalam bahasaa pemrograman.  Karena dengan pseudocode diharapkan, sebuah program dapat dibuat oleh bahasa pemrograman apa saja tanpa terikat dengan satu bahasa pemrograman tertentu. Berbeda dengan pseudocode, flowchart adalah sebuah alur pembuatan program dengan menggunakan diagram/gambar. Flowchart dibuat untuk menjelaskan pseudocode lebih simpel dan mudah dilihat/dipahami menggunakan gambar, dibandingkan dengan kata-kata.
Dalam membuat flowchart kita harus belajar membuat flowchart dengan standarisasi internasional flowchat dari NIST.  Karena flowchart merupakan salah satu alat komunikasi antar programmer di seluruh dunia dalam menganalisa dan merencanakan pembuatan sebuah program.

Keuntungan dari membuat Pseudocode dan Flowchart adalah:
1. Sebagai rancangan awal dalam membuat program, apabila kemudian hari ada ksalahan, maka bisa kita lihat kembali konsep awal programmnya.
2. Sebagai dokumentasi pengerjaan applikasi kita, mungkin 4-5 tahun setelah program dibuat kita akan lupa alurnya, namun dengan flowchart bisa kita pelajari lagi,
3. Sebagai tools untuk berkomunikasi antar programmer apabila kita mengerjakan sebuah program teamwork, atau apabila orang lain akan melanjutkan program hasil pekerjaan kita,

Leave a Reply