3.3 Logika If-elseif-else

1

Bentuk logika if yang ketiga adalah (If – elseif – else) pada bentuk ketiga ini, ada if lain selain kondisi if yang pertama, apabila kondisi-kondisi lainya salah, maka kode program yang di dalam else akan dijalankan.  Berikut contoh dari penggunaan logika if-elseif.

Kode Program:

//kode program A
if (kondisi 1){
//kode program B
}else if (kondisi 2){
//kode program C
}else if (kondisi3){
//kode program D
}else{
//kode program E
}
//kode program F

Penjelasan untuk kode program diatas adalah sebagai berikut:

Apabila kondisi 1 Benar/true,maka
Kondisi 2 dan kondisi 3 diabaikan.
Kode Program A dijalankan karena sebelum IF,
Kode Program B dijalankan karena kondisi 1 benar,
Kode Program F dijalankan karena diluar IF.

Apabila kondisi 1 salah, dan kondisi 2 benar, maka
Kondisi 3 diabaikan,
Kode Program A dijalankan karena sebelum IF,
Kode Program C dijalankan karena kondisi 2 benar,
Kode Program F dijalankan karena diluar IF.

Apabila kondisi 1 salah, kondisi 2 salah dan kondisi 3 benar, maka
Kode Program A dijalankan karena sebelum IF,
Kode Program D dijalankan karena kondisi 3 benar,
Kode Program F dijalankan karena diluar IF.

Apabila kondisi 1, 2, dan 3 Salah, maka
Kode Program A dijalankan karena sebelum IF,
Kode Program E dijalankan karena ketiga kondisi salah yang dijalankan hanya else,
Kode Program F dijalankan karena diluar IF.

One Reply to “3.3 Logika If-elseif-else”

Leave a Reply